Sebelum mushala selesai dikerjakan shalat dhuha dilaksanakan di lokal bekas kelas IX, karena kelas IX telah selesai melaksanakan UN dan tidak ada lagi pembelajaran untuk kelas IX di MTsN IV Angkatan Candung. Shlat dhaha dilaksanakan di 4 lokal bekas kelas IX. Dua lokal untuk siswa perempuan dan 2 lokal untuk siswa laki-laki.
Untuk siswa perempuan dibagi dua lokal kelas VII dan kelas VIII, begitu juga dengan anak laki-laki pelaksanaan shalat dhuha di pada dua lokal kelas VII dan kelas VIII, pelaksanaan shalat dhuha di lokal dilakukan hanya sementara sampai lantai mushalla selesai. Mudah-mudahan semakin banyak donatur menyumbangkan uang ke mushalla maka penyelesaian mushala akan cepat selesai.
Selesai melaksanakan shalat dhuha, siswa menandatangani absen dan menyumbang seadanya untuk memperlancar pembangunan, kegiatan ini dilakukan tiada hentinya. Mungkin pada Madrasah lain sumbangan diberikan untuk membeli mobil sekolah tetapi di MTsN IV Angkatan Candung, sumbangan anak-anak dan guru digunakan untuk membangun mushala yang sangat diimpikan oleh masyarakat MTsN IV Angkat Candung.
Keutamaan Shalat Dhuha
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:“Barangsiapa mengerjakan shalat Dhuha dua rakaat, maka dia tidak ditetapkan termasuk orang-orang yang lengah. Barangsiapa shalat empat rakaat, maka dia tetapkan termasuk orang-orang yang ahli ibadah. Barangsiapa mengerjakan enam rakaat maka akan diberikan kecukupan pada hari itu. Barangsiapa mengerjakan delapan rakaat, maka Allah menetapkannya termasuk orang-orang yang tunduk dan patuh. Dan barangsiapa mengerjakan shalat dua belas rakaat, maka Allah akan
membangunkan baginya sebuah rumah di Surga. Dan tidaklah satu hari dan tidak juga satu malam, melainkan Allah memiliki karunia yang danugerahkan kepada hamba-hamba-Nya sebagai sedekah. Dan tidaklah Allah memberikan karunia kepada seseorang yang lebih baik daripada mengilhaminya untuk selalu ingat kepada-Nya” (Diriwayatkan oleh Ath-Thabrani).
Shalat dhuha atau awwab adalah shalat sunnat yang dilakukan seorang muslim ketika waktu dhuha. Waktu dhuha adalah waktu ketika matahari mulai naik kurang lebih 7 hasta sejak terbitnya (kira-kira pukul tujuh pagi) hingga waktu dzuhur. Jumlah raka’at shalat dhuha bisa dengan 2,4,8 atau 12 raka’at. Dan dilakukan dalam satuan 2 raka’at sekali salam.
“Barang siapa shalat Dhuha 12 rakaat, Allah akan membuatkan untuknya istana disurga”
(H.R. Tarmiji dan Abu Majah)