
MTsN 7 Agam MTsN 7 Agam MTsN 7 Agam MTsN 7 Agam MTsN 7 Agam MTsN 7 Agam MTsN 7 Agam MTsN 7 Agam
Sunday, May 20, 2012
Si Jago Merah Melalap Rumah Gadang
Kebakaran melanda Candung, sudah 5 kali kebakaran terjadi di Candung dalam waktu yang dekat. Korban kebakaran kali ini adalah rumah-rumah gadang yang telah lama. Tanggal 17 dan 18 Mei ini kebakaran tejadi secara beriringan di dua tempat yang berbeda, yaitu di Simpang Parumahan Canduang terjadi tanggal 18 Mei 2012 yang menghabiskan 2 rumah.
Kebakaran ini terjadi jam 10 malam pada tanggal 17 Mei 2012 diduga api berasal dari hubungan singkat listrik, dengan kesigapan tim pemadam kebakaran sehingga tak menjalar ke rumah lain yang berada di sekitarnya.
Yang Kedua terjadi tanggal 18 Mei 2012 di Simpang Anjuang Canduang.Kebakaran ini yang membakar rumah. Kehati-hatian masyarakat sangat dituntut sekali dalam menggunakan api.
Sunday, May 13, 2012
Bermimpin Ingin Jadi yang Terbaik

MTsN IV ANGKAT CANDUNG
MULAI TERAPKAN PENDIDIKAN BERKARAKTER
DARI ORANG DEWASA
Kita sering berbicara tentang pendidikan berkarakter, namun kita
sering mendapat kendalam dalam pelaksanaan pendidikan berkarakter
tersebut. Berbagai metode dan cara diterapkan dalam mengaplikasi
pendidikan tersebut.Berbagai cobaan dan ujian menimpa akhlak generasi muda, sehingga lemahnya ilmu dan iman, yang mencemarkan nama baik berbagai pihak, maka MTsN IV Angkat Candung mengambil langkah cepat mengisi jiwa siswa dengan menerapkan pendidikan berkarakter secara cepat di MTsN.

“Pendidikan berkarakter dimulai dari orang dewasa” itulah kunci
pelaksanaan pendidikan berkarakter yang diterapkan di MTsN IV Angkat
Candung. Pendidikan berkarakter ini mulai dari guru diri sendiri yang
memberikan contoh suritauladan kepada seluruh siswa. Mulai 7 Mei 2012
pendidikan diterapkan dengan melaksanakan beberapa hal yang utama yang
berprilaku baik, ada empat ikon pertama yaitu (1) melaksanakan shalat
duha sebelum memulai kegiatan di MTsN IV Angkat candung, shalat duha ini
dilakukan secara bersama-sama seluruh keluarga kecil MTsN IV Angkat
Candung yang terdiri dari Kepala Madrasah, Wakil, Pegawai Tata Usaha,
guru terutama siswa MTsN yang berjumlah 385 orang. Dengan pelaksanaan
shalat duha ini mudah-mudahan semua benar-benar menyerahkan diri kepada
Allah sebab akan memohon ilmu daripadaNya. Pelaksanaan shakat duha ini
dilaksanakan di Ruang kelas IX yang kebetulan siswa tidak melakukan
aktivitas belajar karena menunggu tanda lulus keluar,

(2) bersedekah seadanya. Sedekah ini dilakukan setiap hari setelah
melaknasakan shalat duha di hari pertama terkumpul sebesar seratus lima
puluh ribu rupiah, dengan melaksnakan sadakah setiap hari dapat
menanampkan kepedulian sesama dan pada lingkungan dana ini digunakan
untuk kelancaran pembangunan musahalla yang sedang terbengkalai, (3)
yang ketiga tetap menjaga uduk sepanjang waktu terutama sampai proses
belajar mengajar berakhir jam 14.30, hal penting karena uduk adalah
salah satu benteng yang berasal dari dalam diri untuk melindung dari
perbuatan yang tercela, sehingga siswa dan para guru dalam mengawasi
diri sendiri, (4) melakansakan puasa senin kamis secara kontinu.
Bermimpin Ingin Jadi yang Terbaik

MTsN IV ANGKAT CANDUNG
MULAI TERAPKAN PENDIDIKAN BERKARAKTER
DARI ORANG DEWASA
Kita sering berbicara tentang pendidikan berkarakter, namun kita
sering mendapat kendalam dalam pelaksanaan pendidikan berkarakter
tersebut. Berbagai metode dan cara diterapkan dalam mengaplikasi
pendidikan tersebut.Berbagai cobaan dan ujian menimpa akhlak generasi muda, sehingga lemahnya ilmu dan iman, yang mencemarkan nama baik berbagai pihak, maka MTsN IV Angkat Candung mengambil langkah cepat mengisi jiwa siswa dengan menerapkan pendidikan berkarakter secara cepat di MTsN.


(2) bersedekah seadanya. Sedekah ini dilakukan setiap hari setelah melaknasakan shalat duha di hari pertama terkumpul sebesar seratus lima puluh ribu rupiah, dengan melaksnakan sadakah setiap hari dapat menanampkan kepedulian sesama dan pada lingkungan dana ini digunakan untuk kelancaran pembangunan musahalla yang sedang terbengkalai, (3) yang ketiga tetap menjaga uduk sepanjang waktu terutama sampai proses belajar mengajar berakhir jam 14.30, hal penting karena uduk adalah salah satu benteng yang berasal dari dalam diri untuk melindung dari perbuatan yang tercela, sehingga siswa dan para guru dalam mengawasi diri sendiri, (4) melakansakan puasa senin kamis secara kontinu.
KKR Jelajahi Bukik Bulek Mengamati Toga
Kader Kesehatan Remaja (KKR) MTsN IV Angkat Candung, hari Minggu tanggal 29 April 2012 mengisi acara dengan menjelajah ke Bukik Bulek di kaki Gunung Merapi, dalam perjalanan ke Bukik Bulek tersebut anggota KKR disibukkan oleh kegiatan mencari dan mengidentifikasi Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang terdapat di sepanjang jalan ke Bukik Bulek yang berjarak lebih kurang 15 km.
Selama perjalan itu berbagai TOGA diperoleh oleh anggota KKR sehingga menambah ilmu dan wawasan anggota KKR tentang keanekaragaman tumbuhan Toga tersebut.
Perjalanan yang menempuh medan yang penuh tantangan membuat semua peserta ekstra hati-hati, bukan saja perjalanan yang jauh dan mendaki tetapi penurunan yang terjal di pinggir jurang yang terjal membuat semua anggota KKR benar hati-hati menempuh perjalanan.
Penurunan dari Pemancar ke Air terjun terpaksa menggunakan bantuan tali supaya tidak tergelincir ke jurang
Selama perjalan itu berbagai TOGA diperoleh oleh anggota KKR sehingga menambah ilmu dan wawasan anggota KKR tentang keanekaragaman tumbuhan Toga tersebut.
Penurunan dari Pemancar ke Air terjun terpaksa menggunakan bantuan tali supaya tidak tergelincir ke jurang
Thursday, May 3, 2012
Subscribe to:
Posts (Atom)


